슈퍼주니어

WARNING !

Ini bukan Fict saya . Saya post ini disini sesuai dengan ijin sang author , Sari Narulita (on Facebook) .

No Bash !

***

 Chajatta (Now I Found You) – Chapter 4

Casts :

– Cho Eunyoung (Gek Mirah Yoshioka)

– Choi Siwon

– Lee Hyukjae

– Kim Sungrae

– Yoonra

– Ryeowook

– Yesung

– Dong Yul

– Sungmin

– Dll

$$$$$$$$$$$

“Cinca ?!” ucap Yoonra dan Sungrae berbarengan.

Mereka terkejut setelah mendengar cerita Eunyoung tentang semua yang ‘terjadi ’ antara dirinya dan Eunhyuk kemarin.

“Aku berharap aku salah dengar T.T pria itu gila, dia bagaikan psikopat yang selalu menghantui aku, aku takut nanti dia akan membahayakan Siwon di sana lalu dia akan menculikku dan memisahkan kami berdua lalu aku dipaksa nikah dengannya dan Siwon akan dibunuh dan….”

PLETAKK

Buku biografi Super Junior setebal 1300 halaman yang sedang dibaca Yoonra memental indah atas perintah otak sadar Yoonra.

“Kau berlebihan Eunyoung-ah…. tidak mungkin Eunhyuk akan berbuat sejauh itu” Sungrae mengelus kepala Eunyoung.

“Ashhh sakit tau !” Eunyoung memukul Yoonra pelan.

“Lagian kamu berlebihan sih !” Yoonra membela diri.

Jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi tapi bel masuk setelah istirahat belum juga berbunyi. Eunyoung, Yoonra, Sungrae dan anak-anak yang lain pun bingung. Tapi tiba-tiba ada sebuah pengumuman dari staf Kepala Sekolah bahwa sebentar lagi Dewan Guru dan Staf Sekolah akan mengadakan rapat jadi semua siswa dipulangkan lebih awal.

Saat Eunyoung sedang membereskan tas nya ….

“Eunyoungiiiiiiieeeee~~~~”

Suara yang sangat mengganggu telinga Eunyoung pun muncul.

“Kau! Jangan sekali-kali memanggil ku dengan ‘Eunyoungie’ di sekolah !”

“Memangnya kenapa ? ini kan mulutku… kalau kau ingin mulut ini berhenti memanggilmu Eunyougie, coba hentikanlah mulutku ini…”

“Maksudmu ?” tanya Eunyoung bingung.

Eunhyuk memajukan bibir nya dan….

PLAKKK

“Jangan kurang ajar ya Lee Eunhyuk !” Eunyoung berhasil memberikan cap 5 jari di pipi Hyuk.

“Ya! Tampaknya sekarang kau harus menulis hobi baru di biodata mu yaitu menyiksa ku ! tau kah kau kalau wajah tampan yang baru saja kau tampar ini sudah di-asuransikan ?!” bentak Hyuk sambil mengelus pipi nya yang masih kesakitan.

“Terserahlah….” jawab Eunyoung cuek lalu meninggalkan Hyuk.

Eunyoung menyusul Yoonra dan Sungrae yang sudah jalan duluan keluar kelas.

“Eh ada Yesung …” ucap Eunyoung yang sudah berhasil menyusul Yoonra dan Sungrae di dekat pagar sekolah.

“Iya… annyeong Eunyoung ^^” sapa Yesung ramah.

“Oh iya, Yeye bawa mobil lho…. kalian mau nebeng gak sama kita ?” ucap Sungrae menawarkan tapi disambut kerutan dahi dan wajah-apa-apaan kau ini Sungrae?- oleh Yesung namun akhirnya Yesung tersenyum pada Eunyoung dan Sungrae.

“Boleh deh hehehe… kebetulan aku lagi gak bawa motor, tapi tungguin Wookie dulu ya …” jawab Yoonra sambil celingukan mencari adiknya yang imut nan menggemaskan.

“Noona… maaf tadi aku harus bantu guru ku membereskan buku nya dulu …” ucap Wookie yang hadir tiba-tiba di hadapan kerumunan kakak dan teman kakaknya.

“Gwaenchana…. Wookie kita nebeng sama pacarnya Sungrae ya …”

“Oh iya Yeye,, kenalin ini adiknya Yoonra nama nya Wookie …” Sungrae memperkenalkan Wookie pada Yesung.

Entah kenapa wajah Yesung dan Wookie sekarang bersemu merah. Mereka pun terlihat malu-malu untuk berjabat tangan.

“Wookie…”

“Yesung….”

Kedua nya tidak berhenti tersenyum saat memandang satu sama lain. (???????????????????)

Setelah berjabat tangan dengan sangat lama akhirnya mereka berhenti memandang satu sama lain dan bergegas menuju mobil Yesung.

Di dalam mobil Sungrae terlihat begitu bosan karna Yesung dan Wookie terus saja ngobrol dan bercengkrama tentang semua hal, bahkan Wookie tadi tidak sengaja memanggil Yesung ‘oppa’.

‘Apa maksudnya dia manggil Yesung ‘oppa’ batin Sungrae.

Sedangkan Eunyoung dan Yoonra larut dalam aktivitas mereka masing-masing, Yoonra yang sedang memegang game console nya dan berusaha menuntaskan game ‘Pastry Passion’ dan Eunyoung sibuk dengan pikirannya tentang Siwon.

“Nah sudah sampai di pemberhentian pertama !” suara Yesung memecah konsentrasi 3 sahabat itu.

“Rumahku ! yeay terima kasih ya Yesung op… eh maksudku Yesung hyung” ucap Wookie dengan senyum manis nan imutnya.

Sedangkan Yesung yang melihat senyum itu tuh serasa menembus langit berlapis-lapis naik paus akrobatis menuju rasi bintang paliiiiiiiiiiiiiiiing manis.

Setelah Wookie dan Yoonra keluar dari mobilnya, Yesung pun baru sadar dari lamunannya dan menjalankannya mobilnya ke rumah Eunyoung.

“Sungrae, aku besok bawa mobil lagi… kamu boleh kok ajak temen kamu pulang bareng lagi” ucap Yesung tersenyum penuh arti.

“…………………………”

$$$$$$$$$$$

Eunyong terkejut melihat ada seseorang yang sedang berdiri di depan pintu rumahnya.

“Eunyoungie…. kenapa baru pulang hah? Kau pasti belum makan siang” ucap orang itu yang langsung menghampiri Eunyoung.

“Eunhyuk ? ngapain di sini ?” tanya Eunyoung.

Eunyoung pun memerhatikan Hyuk dari atas sampai bawah. Dia membawa beberapa bungkusan.

“Kau bawa apa ?”

“Aku bawa bahan makanan, aku yakin kamu pasti belum makan siang dan pasti sejak orang tua mu pergi untuk bisnis kau hanya makan-makanan cepat saji, jadi aku putuskan untuk memasak untukmu ….” jawab Hyuk sambil menunjukkan gummy smile nya.

“Tidak usah, aku tidak lapar…. sudah sana pulang” usir Eunyoung.

‘Shining star… like a little diamond, makes me love … naege gungeogateun ddalgoman misoero nal barabomyeo soksagajyeo… hamsahamkehalgeora till the end of time…..’

Kalian pikir ini ringtone ponsel ?  No no no ! *author geleng-geleng kepala*

Itu adalah suara cacing yang ada di perut Eunyoung, mereka bernyanyi tanda minta diberi makanan. Kebetulan cacing yang ada di perut Eunyoung itu adalah ELF.

“Hey Eunyoung, perutmu itu tidak bisa berbohong padaku… sudah sini aku akan buatkan makanan yang enak untukmu” Hyuk yang mendengar suara perut Eunyoung langsung menarik dan menyuruh Eunyoung membuka pintu lalu langsung masuk ke rumah Eunyoung.

Eunyoung pun mengutuk cacing yang ada di perutnya. ‘kenapa harus konser di saat yang tidak tepat, hah?’ gumamnya dalam hati.

“Hari ini aku akan buat pasta, kau suka pasta kan ?” tanya Hyuk dari arah dapur yang sedang sibuk menyiapkan bahan-bahan yang akan diolah nanti.

“Ya terserahlah….” jawab Eunyoung sekena nya yang sudah mengganti baju nya.

Hyuk hanya tersenyum melihat Eunyoung yang duduk dan nonton TV di sofa lalu mulai mengolah bahan-bahan makanan.

Setelah beberapa menit berkutat keras dengan alat-alat yang ada di dapur dan bahan-bahan yang tadi dia siapkan, muncul lah wangi khas pasta dari masakan Hyuk. Eunyoung yang dari tadi tertidur di sofa pun bangun karna aroma pasta yang sangat menggugah selera nya.

“Sudah bangun tuan putri ?” tanya Hyuk meledek.

“Kau benar-benar bisa masak ?” Eunyoung bertanya sinis.

“Kau meragukan kehebatan memasakku ? Aku jamin ini pasti enak “ Hyuk menjawab sambil menyuguhkan sepiring pasta untuk Eunyoung.

“Ah bentuknya tidak bagus, pasta apa ini aishhh?! ulangi !” perintah Eunyoung lalu mengembalikan piring itu ke Hyuk.

“Ya! Kenapa harus diulangi ?! aku yakin ini pasti enak “ Hyuk tidak terima.

“Aku tidak suka pasta saus krim…. aku lebih suka pasta dengan saus tomat….” ucap Eunyoung sambil menunduk.

“Aishhhh kenapa tidak bilang dari tadi ? malah bilang terserah aku aja……” ucap Hyuk sedikit kesal.

“Ku kira kau akan membuatkanku pasta saus tomat…. karna biasanya Siwon selalu memesankan itu untukku jika kami sedang makan bersama”

Hyuk hanya bisa diam mendengar kalimat terakhir dari Eunyoung, dia pun kembali ke dapur dan memasak pasta saus tomat untuk Eunyoung. Setelah selesai, Hyuk pun memanggil Eunyoung ke dapur.

“Ini pasta saus tomat nya tuan putri …..” ucap Hyuk sambil tersenyum manis.

Eunyoung pun mengambil garpu dan langsung mencicipi pasta itu. Saking cepatnya dia mengunyah, Eunyoung pun tersedak.

“Uhuukkk uhuuukkk”

Hyuk langsung mengambil segelas air putih untuk Eunyoung.

“Kau ini, apa sudah menjadi kebiasaanmu kalau makan pasti tersedak ?! kebiasaan yang aneh ….”

“Aku tidak akan tersedak jika ada kau !” Eunyoung bicara setelah menelan pasta nya.

Tiba-tiba suasana jadi hening…..

Entah kenapa sekarang wajah Eunhyuk dan Eunyoung memerah dan sekarang jantungnya berdebar cepat. Eunhyuk pun memecah keheningan.

“Ehemmm…. enak ya pasta nya ? apa kamu laper ? “ ledek Hyuk yang melihat Eunyoung makan dengan sangat lahap.

Entah kenapa. Eunyoung merasa tidak perlu pura-pura besikap manis di hadapan Hyuk, dia merasa menjadi dirinya sendiri di hadapan Hyuk. Itu membuatnya nyaman berada dekat Hyuk, walaupun dia tidak pernah berpikir untuk mengakui itu semua.

Eunyoung tidak peduli dengan ledekan Hyuk, dia hanya mengibaskan tangannya tanda bahwa dia tidak mau diganggu saat sedang makan.

“Kau ini wanita atau apa ? makannya pelan-pelan saja, pasta itu tidak akan lari dari piringnya…. Eunyoungie, apa pasta itu benar-benar enak ?” tanya Hyuk.

Sebenarnya dia tidak begitu pandai memasak dan dia tidak biasa membuat pasta saus tomat, yang biasa dia buat adalah pasta saus krim kesukaannya. Itu lah mengapa Hyuk bertanya tentang rasa pasta saus tomat yang dia buat.

Eunyoung pun berhenti mengunyah, menelannya dan mulai bicara.

“Jadi kau belum pernah mencicipi pasta saus tomat buatanmu sendiri ?” tanya Eunyoung.

Hyuk mengangguk.

“Aku lebih suka pasta saus krim daripada saus tomat, ini pertama kali nya aku membuat pasta saus tomat….” jawab Hyuk sambil mengambil garpu dan berencana mencicipi saus tomat buatannya.

Tapi tangan Hyuk ditepis Eunyoung.

“Kau ini bagaimana ? kau kan membuatkan pasta ini untukku…. sudah sana kau makan pasta saus krim yang tadi kau buat saja !” perintah Eunyoung.

“Dasar pelit ! lagipula aku juga lebih suka pasta saus krim daripada pasta saus tomat !” Hyuk hanya bisa cemberut lalu mengambil pasta saus krim yang tadi dia buat.

“Bagaimana bisa kau lebih memilih pasta saus krim daripada saus tomat ? pasta saus tomat lah yang terbaik ! ini adalah pasta favoritku dan Siwon… kami berdua punya banyak kesamaan, pasti kami berjodoh” ucap Eunyoung membanggakan hubungannya dengan Siwon. Dia sangat senang karna mengetahui kesamaan dia dan Hyuk berbeda, dia pikir kemungkinan besar dia dan Hyuk tidak akan berjodoh. Yeaaaayyyy ! begitulah kira-kira sorakan yang ada di pikiran Eunyoung sekarang.

“Hey Eunyoung-ah, banyak kesamaan itu belum tentu berjodoh….” suara Hyuk berubah berat.

Eunyoung terdiam lalu kembali makan dan Hyuk pun juga terdiam dan menikmati makannya. Mereka makan dalam diam.

Mereka telah menyelesaikan makan mereka.

“Nah, aku kan udah makan.. kamu juga udah makan, sekarang waktunya kamu pulang ….” ucap Eunyoung sambil mengambil dan memberikan tas Hyuk pada Hyuk lalu mendorong Hyuk menuju pintu keluar rumah nya.

Hyuk mencoba melawan.

“Tapi aku kan belum cuci piring atau beres-beres yang lain…”

“Gak usah, biar aku aja nanti yang cuci piring dan beres-beres… Makasih ya makanannya….” Eunyoung tidak ingin kejadian kemarin terulang lagi.

“Tapi tapi….”

“Udah gapapa, bye Hyuk…” Eunyoung menutup pintu.

Hyuk mengerjapkan mata nya sebentar lalu kembali ke dunia nyata.

“Huh, padahal kan aku cuma mau ambil susu strawberry  yang tadi aku taro di kulkas dia” keluh Hyuk. Hyuk sangat menyukai susu strawberry, dia sengaja membeli susu itu untuknya dan berencana meminumnya di jalan pulang menju rumahnya. Wajahnya murung tapi lalu dia tersenyum.

“Gapapa deh, yang penting dia udah makan dan suka makanan yang aku masak tadi…” ucapnya lagi sambil menunjukan cengiran andalannya pada author. *wow, silau Hyuk!*

Dia pun kembali ke *jalan yang benar* rumahnya dengan perasaan senang sambil sedikit bersenandung.

$$$$$$$$$$$

Eunyoung membereskan semua piring dari meja makan dan mencucinya. Setelah mencuci, dia merasa haus dan ingin mengambil air dari kulkas. Saat ingin mengambil sebotol air dingin, dia menemukan susu strawberry milik Hyuk.

“Wuah… dari mana Hyuk tau kalau aku sangat suka susu strawberry ?” gumamnya lalu menaruh botol air dingin dan malah minum susu strawberry itu.

Eunyoung tidak tau kalau Hyuk sangat menyukai susu strawberry. Mereka berdua tidak sadar bahwa ada setidaknya satu kesamaan antara mereka. Satu kesamaan apakah cukup untuk membuktikan kalau mereka berjodoh ? *author tertawa sinis*

$$$$$$$$$$$

-New York-

“Umma, kapan sih kita balik ke Aussie ?” tanya Siwon.

“Kalo urusan Appa kamu udah selesai di sini, kita baru bisa pulang…. dan juga urusan kamu….” jawab Umma Siwon yang tengah sibuk membaca beberapa dokumen.

“Urusan aku ? Urusan apa Umma ? Umma tau kan aku tuh udah bolos kuliah berapa hari ….” keluh Siwon pada Umma nya.

“Urusan kuliah kamu itu gampang, yang penting urusan kamu di sini harus selesai dulu…” ucap Umma Siwon yang meninggalkan anaknya sendiri masih dengan wajah bingung.

Siwon yang masih bingung plus kesal dengan kelakuan Umma nya yang menurutnya aneh pun langsung masuk ke kamar dan membuka laptop nya.

“Mending aku skype sama Eunyoung …..” gumam Siwon.

Dia pun mengirim sms pada Eunyoung untuk mengajak online skype *bahasa gue -__-*

Tapi belum sempat dia menerima balasan dari Eunyoung, Umma nya sudah memanggilnya dan menyuruh Siwon untuk menjemput Kibum di sekolahnya.

“Umma… ngapain sih aku yang jemput dia ?! Emang dia gak punya supir apa atau gak bawa mobil sendiri gitu ?” tanya Siwon yang kesal karna ‘acara’ nya diganggu.

“Siwon, dia itu anak rekan bisnis Appa kamu… tunjukin rasa hormat kamu pada mereka !” nada bicara Umma Siwon meninggi.

Jika sudah begini, Siwon tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dia pun menuruti kata Umma nya dan segera keluar untuk menjemput Kibum di sekolahnya.

Siwon telah sampai di depan gerbang sekolah Kibum. Dia menunggu Kibum cukup lama dari dalam mobil. Sampai dia melihat sesosok orang yang dia kenal. Dia baru ingin keluar mobil dan memanggil Kibum tapi Kibum sudah sangat cepat berlari tanpa melihat Siwon.

“Mau ke mana dia ?” awalnya Siwon cuek, tapi akhirnya dia memutuskan untuk mengikuti Kibum.

Kibum tidak pernah memakai supir, dia biasa pergi ke mana-mana hanya menggunakan bis kecuali jika ada urusan kantor ayahnya.

Siwon berhasil mengikuti ke mana Kibum pergi.

‘paling cuma mau kumpul sama temen-temennya yang borjuis’ gumam Siwon dalam hati.

Akhirnya Kibum berhenti dan masuk ke salah satu gedung. SN Entertainment.

“Ini kan gedung SN Entertainment milik pengusaha Showbiz yang terkenal itu…. siapa ya nama nya ? oh iya Sari Narulita ! *author senyum lebar* tapi ngapain Kibum di sini ? bisnis Appa nya kan sama sekali gak nyentuh dunia Showbiz…..” ucap Siwon pada dirinya sendiri.

Siwon pun keluar dari mobilnya dan mengikuti Kibum tanpa diketahui Kibum. Siwon ikut masuk ke dalam gedung itu dan mengikuti ke mana saja Kibum pergi.

Kibum masuk ke sebuah ruang ganti. Siwon hanya bisa menunggu di sekitar ruang ganti itu. Tidak lama Kibum pun keluar dengan baju seperti ingin latihan dance dan menuju ke sebuah ruangan tari.

Siwon mengikuti Kibum dan mengintip Kibum yang sedang menari dan bernyanyi sedikit dari balik pintu. Tanpa disadarinya, Siwon menikmati setiap gerakan dan suara Kibum.

Kibum merasa ada orang yang sedang memperhatikannya, dia pun menoleh ke arah pintu. Siwon yang sadar kalau Kibum merasakan keberadaanya langsung gelagapan dan bersembunyi. Tapi terlambat, Kibum sudah mengetahui keberadaannya.

“Siapa di sana ?” tanya Kibum.

Siwon pun muncul perlahan dari balik pintu. Kibum terkejut melihat orang yang muncul dari balik pintu.

“Siwon……”

“Hey… hmm… aku tadi gak sengaja ngikutin kamu jadi hmm… “ Siwon menjelaskan dengan gugup.

Kibum tersenyum melihat tingkah Siwon yang gugup seperti itu.

“Kalau sudah ketahuan ya sudah, tapi aku mohon jangan bilang pada siapa-siapa ya …” Kibum menghampiri Siwon.

“Kenapa kau melakukan ini ?” tanya Siwon yang sekarang tangannya ditarik oleh Kibum agar masuk ke dalam ruangan itu.

“Happy… I do it because I’m happy…” jawab Kibum sambil tersenyum lalu mulai menari lagi.

“Tapi… kenapa orang tua mu tidak boleh tau akan hal ini ?” tanya Siwon.

“Kau ini anak pebisnis sama sepertiku, menurutmu apa orang tua mu mengharapkanmu menjadi seorang penari atau penyanyi ?” tanya Kibum agak sarkastis.

“Ani…, dari kecil aku sudah disiapkan untuk menjadi penerus Appa mengelola perusahaan…. aku mengerti sekarang kenapa kau menyembunyikan ini semua pada orang tua mu” jawab Siwon yang disambut senyum Kibum yang sangat mematikan.

Siwon sedikit terpesona akan senyuman Kibum.

“Kau juga suka menari atau menyanyi ? atau kau punya hal lain yang membuatmu senang ?” tanya Kibum.

“Aku tidak bisa menari atau menyanyi… tapi dari dulu aku sangat tertarik pada dunia akting” jawab Siwon sambil tersenyum pada Kibum.

Sekarang gunung es antara Siwon dan Kibum seakan meleleh. Siwon sudah bisa membuka diri untuk Kibum.

$$$$$$$$$$$

-Daegu-

Sekarang sudah jam 1 pagi di rumah Eunyoung. Eunyoung masih menunggu username Siwon muncul di layar laptop dan menyapa nya.

“Si Siwon ke mana sih ? gak tau apa sekarang tuh jam 1 pagi di sini ? besok kan aku harus sekolah” keluh Eunyoung sambil menguap.

Dia menunggu Siwon sampai sekitar jam 2, tapi akhirnya dia menyerah dan mematikan laptop nya.

“Huaaah… ngantuk….”

PRANGGGG

Saat sedang meregangkan tangannya, tidak sengaja Eunyoung menyenggol bingkai foto dia bersama Siwon. Bingkai foto itu pun pecah lalu entah mengapa membuat perasaan Eunyoung tidak enak. Kantuk Eunyoung pun hilang dan sekarang dia sama sekali tidak merasa tenang.

“Ada apa ini ?”

$$$$$$$$$$$

TBC

Comments on: "[FF] Chajatta (Now I Found You) – Chapter 4" (2)

  1. ayo chingu!! di tunggu kelanjutannya..^^

    kasian hyuk jae oppa.. d tampar hahahhaha..^^
    habis godain terus..

Comment kamu ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: