슈퍼주니어

Anyeong author balik lagi dengan ff pertama yang di buat sendiri tanpa didampingi siapapun*bahasa lo thor* tanpa berlama-lama author persembahkan #jeng jeng jeng

Syarat dan ketentuan berlaku:

1.       WAJIB RCL(read comment dan like)

2.       NO BASHING

3.       SILENT READERS GO OUT!!!

Disclaimer: ini adalah ff hasil kerja keras menguras keringat admin#alah-alah jadi please jangan asal COPAS yaa.. semua cast punya admin#plaaakk maruk 

 

JIHYUN POV

“Hello…Hello… who knows? Eojjeom oorin”

Salah satu acara musik menampilkan 5 namja imut yang sedang booming dan kau tau salah seorang dari mereka adalah namjachinguku yaa dia namja berambut pirang yang di tata dengan sangat pantas dengan tatapan mata yang tajam membuat semua yeoja meleleh termasuk aku, Kim Ki Bum namanya atau harus kusebut Key. Sudah 1 tahun kami menjalani hubungan ini tanpa satupun orang tau kecuali member SHINee yang lainnya dan sudah 1 bulan aku dan dia tidak bertemu kalian pasti tau bagaimana rasanya.

Eoreom apeum, noonmul, jjem chameul su itneun, geolyo

(all want is you) all want is you

(only one is you) Only one is you in my lifee..

“yeobseyo” sapaku lembut

“yeobseyo jagiya, oddiseyo?” tanya namja itu dengan khawatir

“di rumah oppa waeyo?? Kenapa, oppa kenapa??” heranku mendengar pertanyaannya yang sangat aneh

“fiuhhh~ anio jagi sekarang sedang badai salju aku takut kau terjebak di sekolah” aku mengerti mengingat minggu ini sering terjadi badai salju

“oppa neomu bogoshippo” ucapku manja

“na do jagiya, ahh oppa sudah dipanggil lagi lain kali aku akan menelpon lagi love you anyeong”

“love you too anyeong” ia mengakhiri percakapa singkat kami namun itu sangat berarti untuku

Aku kembali menyibukan mataku dengan acara di televisi  sampai akhirnya mataku berubah menjadi berat memaksaku untuk memejamkannya menjelajahi setiap inci dunia alam bawah sadarku.

***

KIBUM POV
sepertinya badai salju di luar sudah berhenti dan karna hari ini jadwal kami hanya menghadiri acara musik tadi pagi selebihnya di cancel karna badai salju, ada kesempatanku untuk menemui Yeojachinguku yang sudah 1 bulan belum aku temui, kami hanya bisa berbicara di line telpon karena semua kesibukanku. Aku mengenakan baju supertebal untuk mencegah hawa dingin menyentuh kulitku dan tidak lupa aku menutupi separuh mukaku dengan masker agar tidak ada orang yang tahu.

“hyung mau kemana??” teriakan taemin membuatku berhenti dari langkahku

“mau kerumah Jihyun mumpung hari ini kita tidak ada jadwal” jelasku sambil meneruskan langkahku keluar dorm

“nee hati2 hyung”..

Aku memanaskan mobilku dan langsung pergi menerjang hiruk pikuk kota seoul yang tidak pernah sepi, tidak sampai 20 menit aku sudah berada di depan apartemen yeojachinguku, aku memasukan

nomor pin yang sudah ku ingat diluar kepala dan ku langkahkan kakiku memasuki apartemennya mengganti sepatuku dengan sandal rumah yang memang ia sediakan khusus jika aku datang kerumahnya, aku memasuki ruang tengah dan terdengar suara televisi saat aku menghampiri sofa besar itu ternyata yeojaku ini sedang tertidur di sofa dengan merapatkan seluruh badannya nampaknya dia kedinginan sungguh lucu sekali yeoja ini kalau sedang tertidur seperti ini, aku membuka maskerku dan terus memandangi wajahnya.

“mmmhhh oppa..” ucapnya dalam tidurnya

Hahaha sepertinya ia memimpikanku, aku terus memperhatikan wajahnya perlahan-lahan matanya mulai terbuka

“oppa..” katanya terkejut melihatku di depan mukanya

Namun sedetik kemudian dia memelukku erat aku tau ia sangat merindukanku begitupun denganku

“oppa neomu bogoshippo” ucapnya lembut

“nado jagiya” aku mempererat pelukannya

“oppa aku ingin pergi denganmu, kita jalan2 oppa” pintanya manja yang membuatku semakin menyayanginya

“nee jagiya kita jalan2 ke taman saja ya..”

Ia melepas pelukannya lalu tersenyum dan langsung berlari menuju kamarnya

10 menit akumenunggunya dan akhirnya ia pun keluar aku benar2 tidak salah memilih yeoja chingu sepertinya ia benar2 cantik mengenakan apapun

“kajja oppa” ia menarik tanganku dan menuntunku keluar apartemennya

Di sepanjang jalan ia terus menggandeng tanganku seakan tidak ingin melepasku sampai akhirnya kami berhenti di sebuah taman kecil di dekat apartemennya, kami duduk disalah satu bangku di sudut taman.

“ahh aku lupa membawa sarung tangan” ucapnya sambil melepaskan genggamanya dari tanganku dan terus mneggosokkan tangannya mencari kehangatan

Aku melepas salah satu sarung tangan biru tuaku dan memakaikannya ditangan kiri yeojachinguku ini untuk tangan kanannya aku menggemggam tangannya dengan tangan yang  juga tidak menggunakan sarung tangan lalu memasukan tangan kami kedalam jaketku.

“begini lebih baikan jagiya??” tanyaku

Kulihat mukanya memerah sambil menunduk

“oppa apa tidak apa-apa oppa tidak pakai masker??”

Aigoo kibum babo aku lupa memakai maskerku pantas saja semua orang ditaman ini memperhatikanku aiiissssshhhh..

“ahh aku lupa, kita pulang saja ya jihyun~aa aku takut terjadi apa-apa denganmu” aku menarik tangannya tapi terlambat orang2 didekat kami mulai mengerubungi kami dan beberapa wartawan tampak berdatangan mengabadikan setiap gerak gerik kami aku sudah feeling dari tadi ada paparazi yang mengikuiti kami.

JIHYUN POV

Kibum oppa terus mempererat genggaman tanganku didalam sakunya, aku tidak tau harus melakukan apa aku terlalu takut melihat semua orang mengerubungi kami.

“oppa aku takut..” ucapku pada Kibum oppa yang berusaha membuka jalan yang ditutupi oleh orang2

“tenang saja Jihyun~aa pegangan yang erat yaa kita berlari setelah hitungan ketiga” aku menganggukan kepalaku tanda mengerti

“Key~ssi bisa anda jelaskan siapa nona di samping anda??” tanya seorang yeoja dengan menyodorkan mic ke depan muka Kibum oppa

“kenapa anda begitu dekat dan mesra dengannya??” tanya wartawan lainnya

Tapi Kibum oppa tidak menjawab dia hanya mengencangkan genggaman tanganku

“siap Jihyun~aa hana…. dul…set…” setelah hitungan ketiga aku dan Kibum oppa pun berlari menerjang orang2 di depan kami

Aku menoleh kebelakang sebagian orang dan tentunya wartawan yang haus akan informasi mengejar-ngejar kami

“oppa mereka mengejar kita” ucapku sambil terengah-engah

“nee kita harus berlari ke gang itu dan sembunyi disana, palli…” ia terus menggenggam tanganku erat sambil berlari

Sampai di gang sempit kami bersembunyi di belakang mobil yang terparkir, Kibum oppa mendekap mulutku supaya aku tidak bersuara

“ahh sepertinya mereka sudah pergi Jihyun~aa” kata Kibum oppa seraya melepaskan tangannya dari mulutku

“ayo kita pergi ke apartemenku saja oppa” aku pun menarik tangannya keluar dari tempat persembunyian kami tadi

aku terus menuntunnya sampai di depan apartemenku dan membawanya masuk, melepaskan genggaman tanganku dan berjalan menuju dapur mengmbilkannya segelas orange jus.

“ini oppa..”
ia menerimanya dan langsung meminumnya

“mianhe Jagiya, aku sudah menghancurkan semua kencan kita” ucapnya sambil menunduk

“anio gwencana oppa, apa tidak akan apa2 kalo wartawan tau hubungan kita oppa??”

“molla jagiya, tapi oppa akan berusaha untuk menjelaskan semuanya”

“nee lakukan apa yang tebaik untuk kita oppa”

“nee jagiya, apa kau lapar??” tanya Kibum oppa yang sepertinya bisa membaca pikiranku

“oppa tau saja” jawabku manja

“hahaha mukamu itu menunjukan orang kelaparan jagiya ahahahaha” sempat2nya dia mengejekku

***

“jagiya ini sudah malam oppa pulang dulu yaa” pamitnya begitu kami menghabiskan makan malam kami

“nee oppa, kalo ada apa2 telpon aku arraseo??”

“nee jagiya, anyeong” Kibum oppa mengecup dahiku kilat dan langsung meninggalkan apartemenku

Aku benar2 tidak tau harus melakukan apa sekarang, aku hanya seorang murid sekolah akhir jurusan broadcast yang tinggal sendiri di korea sedangkan appa dan eommaku tinggal di Jepang karena bisnis appa, sekarang hatiku benar2 tidak tenang memikirkan namjachinguku.

***

KIBUM POV

Aisssshhh… kenapa wartawan itu memperpanjang masalah tadi sih, pasti akan ada masalah besar ini semua gara2 aku lupa memakai masker, ahh kibum do pabboya…

Mobilku mulai memasuki apartemen tapi wartawan2 yang sudah stand by menunggu kedatanganku malah menyerang mobilku, beberapa security membantu menghalau para wartawan yang menghalangi jalan. Dan Saat aku mulai keluar dari mobil semua wartawan itu menyodorkan micnya kearahku terdengar pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan kepadaku tapi aku mengacuhkan mereka dan terus berjalan menuju dorm.Fiuuuuhhh~ akhirnya Setelah 15 menit aku menahan kesalku kepada wartawan2 itu aku sampai di depan dormku.

Ceklekkk{bunyinya ngga bagus banget (-.-)}

Kubuka pintu dorm lalu terlihatlah 6 namja mereka kim young nim songsaengnim, manager hyung dan member SHINee yang lain duduk dengan wajah tidak karuan ada raut marah, kesal, sedih, galau semua bercampur aduk dan membuat suasana dorm menjadi sedikit menyeramkan.

“key sebenarnya apa yang terjadi??” tanya Manager Hyung begitu aku mulai melangkahkan kakiku memasuki dorm

“aku bisa jelaskan Hyung..” jawabku dan segera duduk di kursi singgle yang sepertinya mereka siapkan untuk mengintrogasiku

“lebih baik kau cepat jelaskan key..” ucap onew hyung

“jadi begini ceritanya….” aku menjelaskannya panjang lebar dan sedetail-detailnya

“jadi kau selama ini punya yeojachingu dan kau menyembunyikannya dari kami selama ini”kata manager Kim young nim

“mianhamnida..”

“kalau sudah begini mau bagaimana lagi bisa kau bawa yeojachingumu sekarang ke sini” pinta manager Hyung

“nee hyung aku akan membawanya sekarang” sahutku sambil pergi untuk menjemput yeojaku

***

JIHYUN POV

Aku terus berkutat dengan tugasku membuat videoclip semoga saja laptopku kuat menahan beban dari tugasku ini.

TING…TONG…

“nee…” sahutku sambil berlari menuju pintu apartemenku

Aku terkejut melihat siapa yang datang
“oppa wae?? Apa terjadi sesuatu??” aku heran karna baru 2 jam yang lalu dia pulang  dari apartemenku

“jagi, bisa ikut aku??”tanyanya sambil meraih tanganku
“kemana oppa??” aku semakin tidak mengerti ada apa dengannya

“mereka ingin bertemu denganmu jagiya” jelasnya

“mereka?? nuguya oppa??”

“manager oppa dan manager kim young nim jagi palli ganti bajumu kita sudah di tunggu”

Aku mengerti dan langsung mengganti bajuku dengan baju hangat yang sangat2 tebal

“kajja oppa…” ia menarik tanganku menuju mobilnya dan langsung melesat menuju dorm SHINee

Tidak lama aku dan Kibum oppa sudah sampai di depan apartemen dormnya, tapi aku terkejut karna begitu banyak wartawan diluar gedung dan mulai mengerubungi mobil Kibum oppa dan seketika keyppa keluar dan menerjang beberapa wartawan yang menutupi jalannya ,ia berjalan menuju pintu mobil tempat dimana aku duduk tanpa aba2 ia menarik tanganku keluar mobil sambil terus melindungiku dari wartawan2 yang menghujani kami beribu pertanyaan sampai akhirnya kami memasuki gedung.

“Jagiya gwencana??” sepertinya Kibum oppa tau kalau aku ketakutan

“nee gwencana oppa aku hanya kaget sedikit” jelasku sambil memperlihatkan senyum terbaikku

“geurae, kajja jagiya kita sudah di tunggu” Kibum oppa terus menggenggam tanganku erat sampai di depan pintu dormnya pun dia masih menggenggamku

Kibum oppa membuka pintu dormnya dan mempersilahkanku masuk 6 namja yang duduk di sofa alangsung berdiri dan membukukan badannya menyambutku aku pun membalasnya, tiba2 jantungku terasa tidak bisa diam kurasa aku sedikit nervous bertemu mereka.

“ini yeojachinguku namanya Han Jihyun” Kibum oppa mulai memperkenalkanku

“anyeong haseyo naneun Han Jihyun imnida” ucapku sambil memberikan salam pada 6 namja di depanku

“nee silahkan duduk aggashi” tawar seorang namja paruh baya yang aku yakin itu Manager Kim Young Nim karna dia terlihat paling tua di antara namja2 yang ada disini

“nee gamsahamnida” aku pun duduk dan Kibum oppa duduk disampingku

“kalian sudah berapa lama menyembunyikan hubungan ini??” tanya manager hyung

“kami sudah satu tahun hyung..” jawab kibum oppa

“Jihyun~ssi apa kamu mencintai key??” tanya manager kim

“nee…” kurasa mukaku jadi merah hahaha

“key apa kau mencintai Jihyun??” sekarang manager kim  bertanya pada Kibum oppa

“neomu…neomu…. chuaeyo(?)” Kibum oppa menjawabnya dengan mantap

“kalau begitu suddahi hubungan kalian sampai disini ara??” tegas manager kim mengejutkanku

Bagaimana bisa dia berkata begitu setelah ia menanyakan apa kami saling mencintai, raut muka Kibum oppa yang tadinya berseri berubah menjadi pucat dan terlihat shock aigooo… ottokke???
TBC

Comments on: "[FF] ~THE NAME I LOVED~ PG-15" (4)

  1. Lajuut chingu, menarik ceritanya^^

  2. kpn ni critanya di lanjutin???????

Comment kamu ?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: